Sikap jujur yang dimaksudkan di sini adalah terbuka, autentik, dan asli (genuine). Sikap jujur sangat penting dalam konseling, karena sikap keterbukaan memungkinkan konselor dan klien menjalin hubungan psikologis yang lebih dekat dalam proses konseling. Selain itu, kejujuran memungkinkan konselor memberi umpan balik secara obyektif kepada klien.

 

Berikut beberapa karakteristik konselor yang jujur:

  1. Bersikap kongruen, artinya sifat diriya yang dipersepsi diri sendiri (real self) sama dengan persepsi orang lain (public self).
  2. Memiliki pemahaman yang jelas tentang makna kejujuran