Seorang konselor merupakan model perilaku, karena setiap sesi konseling merupakan adapatasi perilaku, maka konselor harus menjadi model kesehatan psikologis

 

Ada beberapa karakteristik konselor yang memiliki kesehatan psikologis, antara lain:

  1. Mereka mendapatkan kebutuhan akan rasa aman, cinta, pemeliharaan, kekuatan, seks, dan perhatian di luar hubungan konseling.
  2. Mereka menjauhkan masa lalu dan persoalan yang sedang mereka hadapi dari konseling. Masalah pribadi terpisah dari pekerjaan.
  3. Mereka waspada akan prasangka pribadi dan tidak mempunyai perasaan negatif terhadap klien. Dapat membedakan antara apa yang diinginkan konselor dan apa yang diinginkan klien.
  4. Mereka dapat bertahan hidup dan hidup dengan baik. Mereka memiliki kehidupan di luar konseling yang menyenangkan.

 

Kesehatan psikologi yang baik akan terhambat bila konselor membiarkan ketakutan dan ketidakpuasan atas kehidupan pribadinya menjadi pseudocommunity konseling, yaitu merasa aman, puas dan penting saat konseling.