1. Menganalisis kebutuhan konseli.
  2. Menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik secara komprehemsif dengan pendekatan perkembangan.
  3. Menyusun rencana pelaksanaan program bim-bingan dan konseling.
  4. Merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan konseling.