[:en]

Jakarta – Memasuki semester kedua ini, Bimbingan dan Konseling SDK 11 PENABUR Jakarta mengadakan seminar untuk orang tua dengan mengangkat tema tentang “Multiple Intelligence”. Seminar dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Februari 2018 dengan jumlah kehadiran 105 orang tua siswa sebagai peserta. Materi seminar dibawakan oleh Bapak Dr. Evans Garey, M.Si. Cara penyampaian materi yang santai membuat materi dapat tersampaikan dan diterima dengan mudah oleh peserta seminar.

Pembahasan seminar mengupas tentang konsep cerdas, konsep belajar, jenis-jenis kecerdasan anak pada umumnya, sekaligus membahas tentang peran orang tua untuk mengoptimalkan kecerdasan tersebut.

Pada dasarnya setiap anak itu cerdas sesuai dengan jenis kecerdasan yang mereka miliki masing-masing. Anak yang mendapatkan nilai akademik rendah bukan berarti bodoh, sangat mungkin bila mereka memiliki kecerdasan dalam hal lain, misalnya berbakat dalam hal seni, atau memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Nah, bukankah sebaiknya kemampuan-kemampuan yang mereka miliki itu dioptimalkan dengan baik? Cerdas itu tidak selalu dilihat dari seberapa tinggi nilai akademik atau bahkan skor IQ yang dimiliki anak, namun kecerdasan itu dilihat secara lebih menyeluruh. Ada 9 macam jenis kecerdasan yaitu; kecerdasan linguistic, kecerdasan matematis, kecerdasan kinestetis, kecerdasan spasial, kecerdasan musical, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan eksistensial, dan kecerdasan naturalis.

Peran orang tua tentu memiliki pengaruh juga pada keberhasilan seorang anak. Selain dukungan, orang tua juga sebaiknya mendampingi anak dalam proses mereka belajar. Jadi, bukan hanya menuntut dan membebankan saja, tapi bersama-sama dengan anak memikul beban tersebut menuju tujuan yang ingin dicapai. Orang tua juga harus belajar untuk menghargai setiap proses yang dilalui anak, dan tentu terus memotivasi mereka. Jangan segan untuk memberikan pujian kepada anak atas proses yang sudah mereka lalui.

Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid. -Albert Einstein-

Penulis: Prananingrum Chrismawarni (Guru BK SDK 11 PENABUR Jakarta)

[:id]

Jakarta – Memasuki semester kedua ini, Bimbingan dan Konseling SDK 11 PENABUR Jakarta mengadakan seminar untuk orang tua dengan mengangkat tema tentang “Multiple Intelligence”. Seminar dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Februari 2018 dengan jumlah kehadiran 105 orang tua siswa sebagai peserta. Materi seminar dibawakan oleh Bapak Dr. Evans Garey, M.Si. Cara penyampaian materi yang santai membuat materi dapat tersampaikan dan diterima dengan mudah oleh peserta seminar.

Pembahasan seminar mengupas tentang konsep cerdas, konsep belajar, jenis-jenis kecerdasan anak pada umumnya, sekaligus membahas tentang peran orang tua untuk mengoptimalkan kecerdasan tersebut.

Pada dasarnya setiap anak itu cerdas sesuai dengan jenis kecerdasan yang mereka miliki masing-masing. Anak yang mendapatkan nilai akademik rendah bukan berarti bodoh, sangat mungkin bila mereka memiliki kecerdasan dalam hal lain, misalnya berbakat dalam hal seni, atau memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Nah, bukankah sebaiknya kemampuan-kemampuan yang mereka miliki itu dioptimalkan dengan baik? Cerdas itu tidak selalu dilihat dari seberapa tinggi nilai akademik atau bahkan skor IQ yang dimiliki anak, namun kecerdasan itu dilihat secara lebih menyeluruh. Ada 9 macam jenis kecerdasan yaitu; kecerdasan linguistic, kecerdasan matematis, kecerdasan kinestetis, kecerdasan spasial, kecerdasan musical, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan eksistensial, dan kecerdasan naturalis.

Peran orang tua tentu memiliki pengaruh juga pada keberhasilan seorang anak. Selain dukungan, orang tua juga sebaiknya mendampingi anak dalam proses mereka belajar. Jadi, bukan hanya menuntut dan membebankan saja, tapi bersama-sama dengan anak memikul beban tersebut menuju tujuan yang ingin dicapai. Orang tua juga harus belajar untuk menghargai setiap proses yang dilalui anak, dan tentu terus memotivasi mereka. Jangan segan untuk memberikan pujian kepada anak atas proses yang sudah mereka lalui.

Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid. -Albert Einstein-

Penulis: Prananingrum Chrismawarni (Guru BK SDK 11 PENABUR Jakarta)

[:]