JakartaKelompok Kepedulian Orang tua (KKO) level 1 pertemuan 2 bertema “Right Beginning “ dengan pembicara Ibu Jeanne Widjaja, S.Psi telah dilaksanakan di SDK 11 PENABUR Jakarta pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017. Kegiatan ini dihadiri oleh 87 keluarga, total jumlah peserta 71 orang. Meskipun jumlahnya berkurang disbanding pertemuan sebelumnua, namun cukup banyak yang berkomitmen untuk datang berpasangan. Selama acara peserta interaktif untuk mengajukan pertanyaan dan sharing pengalaman mereka dalam menghadapi masalah anak.

Tema ” Right Beginning” menitik beratkan pada hubungan suami istri  yang adalah awal dari sebuah keluarga. Setelah membahas pola asuh di pertemuan pertama, kali ini kita ingin membangun dulu fondasinya.

 

Apa saja yang harus diperhatikan ?

  • Orangtua menyadari terlebih dahulu bahwa sebagai suami atau istri adalah merupakan makhluk Tuhan yang special.
  • Hubungan suami istri yang sehat adalah fondasi dimana anak merasa dikasihi, mental dan karakter anak juga ikut terbangun didalamnya.
  • Orang tua menyadari tujuan dibangunnya sebuah keluarga, yaitu untuk menggenapi firman Tuhan dan semua yang diciptakanNya sungguh amat baik
  • Orang tua menyadari bahwa sebagai laki-laki dan perempuan memiliki tugas dan tanggung jawab yang sudah Tuhan berikan dari awal kita diciptakan. Laki-laki sebagai kepala dan perempuan sebagai penolong.
  • Hubungan orang tua dan anak tunduk pada hubungan suami istri.
  • tetap ada “couch time” / pacaran lagi, untuk menghangatkan hubungan kembali.

Apa yang harus kita hindari ?

  • Hindari Child Center : anak menjadi pusat dari sebuah keluarga. Ketika lebih mengutamakan anak dari pada kekompakan suami istri, anak akan menjadi berhala kecil dalam sebuah keluarga, hal ini berdampak pada karakter anak.
  • Suami istri tidak membuat perjanjian dalam mendidik anak.
Kebutuhan dasar seorang anak adalah anak tahu bahwa dirinya dikasihi, sadar akan kedudukannya sebagai seorang anak dan  menghormati kedua orangtuanya, tahu bahwa ayah dan ibunya saling mengasihi. Karena pada akhirnya anak akan meninggalkan orangtuanya untuk membentuk sebuah keluarga baru.

Penulis: Dian Mustika (Guru BK SDK 11 PENABUR Jakarta)