Seorang anak laki-laki mengajak ayahnya yang sudah tua ke restoran untuk makan malam. Ayah yang sudah sangat tua dan lemah. Saat makan, sang ayah menjatuhkan makanan ke baju dan celananya. Pengunjung lain memperhatikannya dengan jijik sementara putranya tetap tenang.

Setelah selesai makan, putranya yang sama sekali tidak merasa malu, diam-diam membawanya ke kamar mandi. Ia menyeka sisa makanan, menghilangkan noda, menyisir rambut, dan memasang kacamata sang ayah dengan kuat.

Ketika mereka keluar, seluruh restoran memperhatikan mereka dalam keheningan, tidak dapat memahami bagaimana seseorang dapat mempermalukan dirinya sendiri di depan umum seperti itu. Putranya itu membayar tagihannya dan mulai berjalan keluar bersama ayahnya.

Pada saat itu, seorang lelaki tua di antara para pengunjung memanggil putranya dan bertanya kepadanya, “Tidakkah menurutmu kamu meninggalkan sesuatu?”.

Anaknya menjawab, “Tidak pak, saya tidak meninggalkan apapun”.

Orang tua itu menjawab, “Tak sadarkah Anda bahwa Anda meninggalkan pelajaran untuk setiap anak laki-laki dan harapan untuk setiap ayah disini?”. Restoran menjadi sunyi.

Moral: Merawat mereka yang pernah merawat kita adalah salah satu kehormatan tertinggi. Kita semua tahu, betapa orang tua kita memperhatikan kita dalam segala hal kecil. Cintai mereka, hormati mereka, dan rawatlah mereka.

(Diadaptasi dengan penyesuaian dari https://www.moralstories.org/)

Cerita Inspiratif lain..

Jembatan Persaudaraan

Layang-Layang tanpa Benang

Peti Mati untuk Petani Tua

Wabah Tikus